Saturday, April 30, 2016




SEBELUM SEMUA TERJADI

Kasih... 

Hari ini saatnya kita bertemu...
Cinta... 
Sudah lama aku ingin menemuimu...
Sayang... 
Jika kau bertemu denganku belailah diriku...

CERMINKU SUDAH TAK SURAM LAGI.

Tabir akan menjadi Taqdir...

Aku hadir untuk sang mahir...
Aku tak pakai di sihir...
Namun aku pakai juru penyemir...

Tukarkan aku jika kau mau...

Aku selalu bertamu pada yang merindu...
Jiwaku bergulir di setiap waktu...

Tambatan hatiku...

Jangan kau peluk aku...
Genggam aku dengan penuh rasa rindu...
Aku bermadu dengan kulit yang selalu kurindu...

Sayang... 

Permadaniku sebagai hantaran di waktu malam...
Aku selalu bermalam sampai siang...
Di gunakan tak ada aral melintang...
Namun aku cinta kedamaian...

KATAKAN PADA BINTANG...

AKU AKAN DATANG...

Sumbangsihku pada Negeri akan kulakukan...

Sampai waktu Sang Fajar berdikari...
Menggapai Sang Putri Sejati...
Yang dapat membentuk sanubari...

JANGKAR SUDAH BERDIRI KENCANG...

Torehan kata demi kata...

Membudaya bersahaja...
Berkata lalu berkata - kata...
Agar Bangsa ini tak di hina...

Kunciku bisa di buka...

Setelah dibuka...
Jangan sampai terbuka...
Aku tak mau menganga...
Namun jangan terlena...

Jika tak ada aral melintang yang datang...

Boleh kau jamah aku satu demi satu...
Aku akan patuh menunggu...

TAKDIR YANG SUDAH HADIR...

Rangkai merangkai...

Jangan kau bingkai...
Aku bersama kekasih - kekasih yang dapat berderai...

Jelajahi aku kapan kau mau...

Namun jangan kau gunakan aku buat sembilu...
Bila terjadi itu akan merana bak empedu...

KASIH AKAN KUTUNGGU SAMPAI WAKTUKU...

Getar sudah bergetar...

Aku semakin gemetar...
Melihat halilintar berputar - putar melingkar di altar...
Untuk mengungkapkan kata...

JAMAH AKU NAMUN JANGAN ADA SENGKETA...

No comments:

Post a Comment