Saturday, April 2, 2016


















Roda - roda terus berputar...
Kadang kala lurus jalannya...
Kadang kala mundur...
Namun kadang kala belok kekanan dan kekiri... 

Hidup bukan sebuah sandiwara...
Namun bersuara...
Kadang kala menunjukkan arah...
Bergelimang dengan dosa...
Bersahutan dengan rasa...
Bermutu manikam dengan dirasa...
Itulah asa yang selalu menjadi binasa...

Torehan - torehan pena...
Ingin menunjukkan harta...
Namun pualam ingin menunjukkan fakta...
Lumpur menjadi dubur...
Dikumur - kumur...
Dimuntahkan kesumur...
Akhirnya menjadi unsur...
Busur terkubur...
Itulah ubur - ubur yang selalu berlibur...
Terhibur berkata lembur...
Ternyata yang terjadi mahligai yang selalu kabur...

Kontakku telah hilang...
Asaku sudah tak terbilang...
Aku selalu menunjukkan menjadi sibelang...
Dalam kehidupanku yang lintang pukang...
Aku terjerembab dikubangan yang gelap...
Intisariku akan menghilang...
Jika diriku selalu dan selalu terputus dengan pandang...
Aku akan ditendang...

Ya Allah... 
Didalam selimutku ada hitam...
Jangan ya Allah semakin menghitam...
Aku tak kuat dihantam...
Aku akan meredam dan merendam didalam sumur yang berpualam...
Maka lindungi kami dikegelapan malam...
Kami akan berjanji di dalam siang dan malamku...
Kami akan menuju dengan yang satu...
Kami akan menyatu...
Didalam ujudmu yang selalu tak pernah meninggalkan kata SERU...
Maka jadi engkau akan menjawab...
  
TERJADILAH MAKA AKAN TERJADI YA ALLAH...

Kami tersungkur karenamu Ya Allah...
Kami sakit karenamu Ya Allah...
Kami sulit karenamu Ya Allah...

HIDUP DAN MATI KAMI...
KARENAMU YA ALLAH...

Maka lindungi kami dari keangka murkaanmu Ya Allah...
Janjimu kunantikan...
Karena aku tau engkaulah yang MAHA BENAR...

No comments:

Post a Comment