Sunday, April 3, 2016














Cintaku ada di pelelangan...
Tidak terpuruk tidak juga menantang...
Namun aku juga tidak di tentang...

Hatiku tak gusar...
Walaupun masuk kedaerah nyasar...
Aku tak takut menghadapi pasar...
Hidup ini kadang kala kesasar...
Asalkan ada bentuk pohon yang memberi pusar...

Toleransiku bagaikan nalar...
Yang berharap dari pilar...
Berdiri tak tegak...
Berlari tak akan gusar...
Inilah cinta yang berbinar...

Koleksiku sudah hilang...
Namun tak mungkin kutendang...
Imajinasiku berkata...

PENDUSTA ITU AKAN BINASA...

Akupun terbata - bata...
Siapa yang ingin berdusta ???
Merahku sudah jelas...
Putihku akan jadi alas...
Aku tidak akan memelas...
Karena aku si tukang las...
Yang duduk bukan karena malas...
Berjalan bukan karena ingin membilas...
Aku selalu dan selalu bermutu dan waras...

Hatiku harta...
Namun tak butuh tahta...
Aku hanya butuh dimanja...
Namun tak butuh dipuja...
Oleh jejaka yang berdiri tapi tak bertenaga...

Kasih...
Torehan didada ini perlu bukti...
Jika engkau siap menggabdi aku siap jadi abdi...
Namun jika kau putuskan aku ditengah keramaian yang berbau suci...
Akan kucaci dan kubenci...

Radarku sudah terpancang...
Aku tak akan pulang...
Jika diriku belum memandang...
Seleraku yang akan berdendang...

Aku bukan wanita malang...
Namun aku si-elang yang akan terbang...
Mencari jantung hatiku diambil orang...
Jika tak kutemukan aku akan berang...
Mengingat pilihanku hanya kau seorang...
Tombakku akan kupancang...
Walaupun engkau berada diseberang...
Akan kucari engkau sampai kenegeri orang...
Akan kulumat kau bagaikan badai sedang perang...

No comments:

Post a Comment