Jerapah sudah berhenti bernafas...
Dirikupun sudah habis masa nifas...
Aku akan menjadi kapas...
Di dipan orang
yang berparas...
Aku bercermin di atas teras...
Aku
bergelora dengan yang waras...
Aku berkata dengan paras...
Aku bersenandung
dengan kalimat kias...
Sayang...
Tercermin kalimat cinta...
Jangan pernah jadi nista...
Apa lagi engkau tergoda...
Wajah cantik namun
tak senada...
Nanti engkau akan merana...
Jika engkau di curi aku akan
mencari...
Jika tak dapat aku akan menari...
Jika engkau tak kudapat aku
akan mencuri...
Jika engkau sudah ku dapat aku akan jadikan engkau
ketupat...
Kulumat namun tak akan kuinjak...
Wahai
Cinta di terali besi...
Mengapa engkau tak pandai bernyanyi ???
Sedangkan
aku selalu berpuisi...
Kuberdendang namun kau lari...
Kuberteriak kau
bersembunyi...
Apakah itu yang akan terjadi !!!
Cintaku tambatan hatiku...
Jadilah engkau yang satu...
Dirimu hanya satu...
Qolbumu berbentuk beku...
Deritamu tak akan jadi batu...
Hanya akan bergulir bersiteru dan menjadi
debu...
Tampankah wajahmu ??
Seperti Nabi Yusuf...
Yang selalu
ingin diraup...
Oleh Zulaika bersandarkan ta' aruf...
Nabi Yusuf tak pernah
bermimpi dapat janda...
Walaupun pandai membaca mimpi...
Namun sang tampan
yusuf tak pandai menyusup...
Dirimu cerdaskah seperti
Nabi Sulaiman !!!
Berpedoman dan selalu berkata eman - eman...
Bercerita
tentang Balqis yang tak pandai menangis...
Namun jika ada yang bengis Balqis siap menjadi sadis...
Apakah engkau pemuja dan pemuji
Ilahi...
Yang selalu ingin mengabdi...
Di ranah pertiwi...
Bersandi tak pandai
semedi...
Berdiri tak pandai berlari...
Berkata tak pandai dusta...
Bermahkota namun tak terlena...
Cinta dan kata berbentuk kereta...
Panjang
namun berjalan di rel yang terbentang...
Jangan pernah ditantang nanti
lintang pukang...
Jangan dicincang nanti jalan tidak terbentang...
Inilah
cinta yang sulit untuk ditendang...
AKULAH PENGAGUM CINTA...
TANPA SYARAT...
HANYA PAKAI SYAREAT...
Wahai sabda...
Jumpakan aku pada yang Esa...
Karena aku
tak akan mau dimabuk asmara...
Aku hanya punya suka namun tak ada duka...

No comments:
Post a Comment