Friday, April 22, 2016




Aku akan bersenggama dengan malam...
Mendengarkan kalimat Tuhan...
Aku tersentuh dengan perasaan...
Jika kelam mendapatkan ilham...
Jadilah aku wanita malam...

Tafakurku belum padat...
Aku masih mendengarkan kalimat mandat...
Salahku masih bulat...
Namun akan kupecahkan sampai tak terlihat...

Kukunci kamar ini...
Kujadikan permata jeli...
Namun pada saat aku terpana dengan ranjangku disitu aku tau aku tak sendiri...
Hanya Tuhan yang selalu menemani...

Saksiku sudah jelas...
Makin aku perjelas...
Ilahiku yang beralas...
Bagaikan bulir - bulir berjalan di nadi yang ingin diperjelas...

Aaah bahasa rindu...
Bahasa syahdu...
Bahasa sembilu...
Jangan jauh dariku namun sembilu jangan ada di qalbu... 
Bahasaku permaisuri sejati...
Aku pasti mencari yang sejati...
Upeti tidak membuat kumati...
Namun jati diri mengangkatku pakai permadani...

No comments:

Post a Comment