Thursday, March 31, 2016

 




Jangkarku telah terpasang...
Sudah dirancang dan tak pernah bisa ditendang...
Aku akan berdiri sambil berdendang,..

Aku akan nyanyikan sebuah syair kata selendang...
Sutraku bertuliskan kata selamat datang...

Bukan sepasang mata bola lagi yang bergumam...
Namun bola dimata hatiku yang bermalam...

Tubuhku sudah ingin berseri...
Dipagi hari menyambut matahari...

Berkata SELAMAT DATANG WAHAI PERMAISURI !!! 
Hatiku tak akan gusar lagi...
Karena aku tau kau akan membuat sari...

SANG RAJA TELAH MENANTI...

Cintaku tak akan kuberikan bunga yang berduri...
Namun yang akan kuberikan anak - anak yang sejati !!! 
Dendangku tak mau berhenti...
Dia menunggu dengan pasti...

BERKATALAH SANG RATU DENGAN SANG GUSTI...
BUKTIKAN WAHAI YANG MAHA SUCI...

Aku sudah menunggu lebih dari seratus tahun sebelum masehi...
Rahimku berkata !!! 
Benih dari janinmu...
Mulai bermanja - manja...
Dirimu sudah tak ada kalimat dusta...
Aku ingin keluar menjadi cahaya...
Akan kuterangi bumi yang tercinta...
Tanah ini perlu bukti dan setia...
Bergelora bercerita dan berkata SELAMAT TINGGAL DERITA !!! 

Sang Raja dan Sang Ratu bersetubuh dengan Mesra...
Berharap anak yang dikandung jadi panutan Bangsa...

MENGUCAPKAN KALIMAT WAHAI TULANG RUSUKKU...

Goyanganmu berbau rindu...
Tubuhmu berkata dengan syahdu...
Wajahmu berdialog tak mau dimadu...
Karena dirimu yang nomer satu...

Taqdir yang mempertemukan kita...
Kodrat berkata mesra...
Dirimu yang selalu kupuja...
Aku tak akan binasa walaupun dinding sudah menjelma...
Aku akan setia sampai langit dan bumi memisahkan kita...

Corakmu sudah jelas...
Engkau tak pernah malas...
Berdiri diatas koredor yang berkelas...
Aku terkesima sambil menikmati tubuh yang berbilas...

BERKATA JANGAN LAGI ADA DUSTA DIANTARA KITA !!! 

Engkau tersenyum merasa puas...
Berkata Sayangku kita sudah jumpa...
Mari kita benahi tahta...
Tidak akan ada dusta...
Seperti lagu beruri marantika...
Beliaupun hanya punya kata - kata...
Sedangkan aku punya cinta...

Aku tersenyum dengan manja, kata hatiku...

INDONESIA PASTI MERDEKA...
SANG PEMPIN SUDAH BERJANJI SETIA...
KEPADA IBU PERTIWI YANG SUDAH LAMA MENDERITA...

No comments:

Post a Comment