
Cintaku jangan pernah kau meninggalkan aku...
Aku sudah merindu...
Hatiku sendu bagai sembilu...
Kupasang tiang - tiang benderaku...
Kupancang memakai jaring - jaringku...
Kupertaruhkan jiwa ragaku...
Kusingkap sanubariku untukmu...
Wahai darahku...
Deritaku sudah lama kupikul...
Hasratku sudah lama ku kubur...
Aku tak mau lagi di hibur...
Karena diriku sang penghibur...
Laraku telah usai...
Diriku sudah pandai...
Aku ingin di belai...
AKU ADALAH AKU...
Cintaku oh cintaku...
Kukejar engkau lari...
Kudiam engkau berdiri...
Kuhampiri lalu kukebiri agar kau jangan lagi jadi biri - biri...
Sahabatku sejati tambatan jiwaku...
Aku lelah sangat lelah...
Jangan sampai aku mati...
Pusaranku akan mencari...
Dimanapun kau pergi...
Wahai pujangga nan rupawan...
Hatimu telah menawan...
Wajahmu lugu bagaikan perawan...
Meninggalkan jejak sampai diawan...
Simpanlah hatiku untukmu...
Simpanlah jiwaku untukmu...
Simpanlah rinduku untukmu...
Melamunmu senyumku...
Perkataanmu merobek - robek darah putihku...
Sisipkan jemariku ditanganmu...
Sisipkan rahimmu dipelupuk mataku...
Sisipkan rahmanmu dipuncak kehidupanku...
Wahai pujanggaku...
Peluklah aku erat - erat...
Agar aku tak melarat...
Aku sudah tidak ingin berkarat...
Pengeratku hanya dirimu yang menjadi berat...
Wahai purnama hatiku...
Telanjangi diriku...
Buka seluruh bajuku...
Jangan hanya melihat tubuhku...
Yang kumau tubuhmu menyatu...
Diperaduan kapal Indonesiaku...
AKU ADALAH AKU...
TETAP
AKU ADALAH AKU...
No comments:
Post a Comment